Takut masa depan MySQL, Red Hat invest di EnterpriseDB

October 30, 2009

Reading time ~2 minutes

Redhat IncRedhat Inc

Red Hat Inc. baru baru ini mencoba untuk melakukan investasi bersama open-source database vendor yang disebut dengan EnterpriseDB Inc. Mungkin saja ini pertanda kalau Linux vendor enterprise ini mulai khawatir akan kehadiran Oracle Corp yang baru baru ini mencaplok MySQL melalui proses akuisisi nya kepada Sun Microsystems Inc beberapa waktu yang lalu. Hal ini dijelaskan oleh ungkapan Westford kepada media.

Pergerakan strategi ini diambil karena Red Hat adalah sebuah server platform yang sangat populer dan dapat menjalankan MySQL secara gratis diatas Red Hat sebagai salah satu bagian dari LAMP (Linux Apache MySQL Python/Perl/PHP) server. EnterpriseDB saat ini hanya menjual proprietary, Oracle-compatible database yang disebut dengan PostgresPlus sebuah sistem database yang berbeasi open-source PostgreSQL technology.

Dua perusahaan ini akan mulai merencanakan strategi mereka di bulan mendatang. EnterpriseDB CEO Ed Boyajian adalah mantan dari Red Hat vice president. Boyajian mengunpkan pada News.com mengenai investasi ini dimana mereka menghabiskan dana sekitar $19 juta untuk mencapai keberhasilan ini. EnterpriseDB juga memanfaatkan beberapa investasi kecil dari IBM pertengahan tahun yang lalu, sebagai salah jalan untuk tidak bergantung dengan Sun Microsystems Inc., yang telah mengakuisisi MySQL AB. Hingga menjadi mengkhawatirkan ketika MySQL di beli oleh Oracle yang membuat Red Hat mesti berjaga jaga dan mempersiapkan teknologi EnterpriseDB, ungkap Gordon Haff, seorang analyst dari Illuminata Inc.

Walaupun sebenarnya Oracle telah berjanji pada kontraknya, namun rasa takut tetap menghantui dunia open source karena akan melemahkan MySQL. Sehingga dengan demikian investasi Red Hat dapat menjadi senjata counterattack untuk meningkatkan EnterpriseDB sebagai salah satu penantang Oracle dengan proprietary database nya yang mahal.

Walaupun saat ini banyak yang masih menggunakan MySQL, namun PostgreSQL yang dikembangkan EnterpriseDB sebenarnya di desain untuk enterprise workloads yang lebih tinggi daripada MySQL. EnterpriseDB juga memiliki beberapa cerita sukses karena berhasil membuat berpaling nya beberapa Oracle customer, yang mengklaim kalau 225 customer berbayar mereka berasal dari investasi yang dilakukan bersama IBM pada maret 2008 tahun yang lalu.

comments powered by Disqus