Pasien AIDS akan mendapat ID microchip di Indonesia

November 30, 2008

Reading time ~1 minute

Para politisi akhirnya telah menemukan cara terbaru untuk menanggulangi dan menghadapi krisi AIDS dengan menggunakan electronic tag pada para penderita AIDS dengan memanfaatkan teknologi RFID tag. Hal ini akan dilakukan khususnya untuk lingkungan pekerja sehat, karena dari sisi moral pun masyarakat harus berhati hati dan memberikan bimbingan moral pada penderita penyakin ini, walaupun solusi ini bukan untuk menghentikan penyebaran penyakit ini. Setidaknya pemerintah akan lebih mudah mengkalkulasi dan mengetahui jumlah dan penyebaran penderita ini dengan mudah.

John Manangsang mengatakan dengan meng implant komputer chip kecil pada bagian kulit pasien yang memiliki perilaku “sex aggressive”, pemerintah akan memiliki cara yang mudah untuk mengidentifikasi, melakukan track pada penderita sekaligus memberi hukuman pada orang yang sengaja menyebarkan penyakit ini dengan penjara maksimal 6 bulan atau denda 50 juta.

Indonesia saat ini telah menjadi pertumbuhan HIV tercepat di asia, saat ini telah mencapai 290,000 penderita dari 235 juta jiwa, hal ini diperkirakan karena pemakai drug dan prostitusi yang kian meningkat. Salah satu aktifis AIDS mengatakan kalau mereka (penderita AIDS) bukanlah binatang, dan kita harus menghormati hak mereka. Tahi Ganyang Butarbutar, yang merupakan aktifis yang berasal dari Papua, mengatakan cara terbaik untuk meng tackle epidemic ini adalah dengan meningkatkan edukasi sex dan penggunaan kondom, karena ini akan lebih murah daripada menggunakan metoda RFID.

[via fudzilla]

comments powered by Disqus