Mengintip windows server 2012

August 28, 2012

Reading time ~4 minutes

Microsoft pada awalnya menyebutnya dengan Windows server 8 karena OS server baru ini merupakan penerus dari Windows Server 2008 R2. Windows Server 2012 merupakan Windows Server pertama yang sudah tidak mendukung prosesor itanium ini dikabarkan akan dapat mulai dinikmati pada September 2012 ini, kita tunggu saja kehadiranya.

Dari preview release yang sudah di test, Windows Server 2012 ini mengalami beberapa perubahan layaknya Windows 8 yang sarat dengan interface baru mereka dengan sebutan Metro. Namun interface ini lebih diperuntukan untuk penggunaan server sebagaimana GUI pada server biasanya selalu membawa masalah khususnya pada kestabilan server itu sendiri.

Yang baru di Windows server 2012

Apa saja yang akan hadir di Windows server 2012 ini ? Seberapa perlukah anda mengupgrade ? Beberapa point di bawah akan menjadi pertimbangan bagi anda yang ingin mengupgrade OS windows server nya ke versi yang terbaru ini, yakni:

Pilihan akan GUI

Kita tahu, OS Windows memiliki masalah kestabilan khususnya pada GUI nya jika dibandingkan dengan OS server yang lain yang lebih ke command line dan lebih stabil. Kali ini Windows server 2012 menjadikan GUI sebagai fitur yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan. Jika anda lebih tehcies dan lebih menyukai command line, maka anda dapat menonaktifkan GUI nya.

Server Manager

Pada Windows 2012, anda akan memiliki server manager yang lebih canggih dimana anda dapat dengan mudah mendeploy berbagai macam jenis role secara remote ke pada server fisik maupun virtual. Kemudahan mengklasifikasikan server group mengelompokan server yang dapat diatur dengan mudah hingga peningkatan pada kemampuan remote administration yang mampu mempropovisi server tampa harus membuat koneksi RDP.

SMB 3.0

Server Message Block (SMB) protocol yang sudah mencapai versi 3.0 ini mengalami improvisasi yang cukup signifikan. Dimana SMB  mendukung fitur file server terbaru seperti SMB transparent failover , SMB Scale Out, SMB Multichannel, SMB Direct, SMB encryption, VSS for SMB file sharing, SMB directory leasing, dan juga SMB PowerShell. Dan tentu saja ini komptaibel dengan Hyper-V, sehingga VHD file yang anda miliki dapat dapat disimpan dalam SMB 3.0 share. SQL database juga dapat disimpan dalam SMB share dengan peningkatan kemampuan. Lebih detailnya mengenai SMB 3.0.

DAC

Microsoft juga mencoba meningkatkan sekuritinya dengan mengintegrasikan DAC. DAC atau Dynamic Access Control membantu IT admin untuk membuat model sekuriti yang lebih tersentral untuk mengakses jaringan dengan melakukan tag pada data yang sensitif baik secara manual maupun otomatis berdasarkan konten file ataupun si pembuat file. Bahasan soal DAC ini dibahas di artikel Windowsecurity.com.

Storage Spaces

Storage Spaces adalah fitur baru dari Server 2012 dimana anda dapat memanfaatkan hard drive yang anda miliki untuk dijadikan storage pool, yang dibagi bagi menjadi spaces selayaknya physical disk. Anda dapat membuat hot standby drive dan menggunakan metode redudansi seperti 2- or 3 jalur mirroring. Anda juga dapat menambahkan disk kapan saja. Lebih detailnya di bahas di MSDN blog.

Fungsi Replikasi Hyper-V

Hyper-V adalah jawaban yang Microsoft dari VMware. Microsoft mampu menunjukan kalau platform virtualization miliknya mampu menandingi produk virtualisasi lainya yang ada di pasaran. Pada Windows server 2012 ini, Hyper-V akan memiliki fitur baru yang disebut dengan Hyper-V Replica.

Mekanisme dari replikasi ini akan menjadi sebuah skenario untuk disaster recovery. Dengan mencatat perubahan log yang terjadi pada disk didalam virtual machine, dan membandingkanya serta melakukan kompresi untuk proses sinkronisasinya ternyata ini dapat menghemat bandwith. Lebih detail mengenai Hyper-V replica, ada dibahas di artikel TechNet.

VDI yang lebih stabil

Windows Terminal Services sudah menjadi barang yang tidak langka, hingga namanya berubah menjadi Remote Desktop Services hingga akhirnya berkembang menjadi VDI. Microsoft memiliki fitur Virtual Desktop Infrastructure (VDI) pada produknya Windows Server 2008 R2, namun masih belum banyak di implementasikan dan kini VDI memiliki banyak peningkatan pada Windows Server 2012.

Misalnya tidak lagi diperlukan GPU graphics card tersendiri untuk menggunakan RemoteFX, karena kita dapat memanfaatkan virtual GPU yang digunakan berdasarkan server hardware. USB melalui RDP akan sangat mudah dimanfaatkan. Peningkatan Server 2012 VDI dan juga RDP dibahas disini.

Pengganti Microsoft VPN

Microsoft VPN akan digantikan dengan fitur baru yang disebut dengan DirectAccess tadinya fitur ini sudah ada di Windows Server 2008 R2  namun masih memiliki kekurangan karena kemampuanya yang belum mendukung IPv6 dan juga belum bisa di virtualisasi. Namun kali ini DirectAccess works dapat bekerja dengan baik dengan IPv4 tampa harus menggunakan teknologi mutakhir untuk proses konversinya dan canggihnya lagi dia akan mendukung Hyper-V virtual machine.

ReFS

Bicara soal File System microsoft memang selalu mengecewakan. Dimana kita hanya berkutat dengan FAT dan NTFS yang sudah termasuk uzur untuk saat ini dimana berbagai macam jenis file system sudah memiliki berbagai fitur canggih. Dulu WinFS dinanti nantikan pada windows Vista sayangnya ia tidak muncul, dan user kembali dikecewakan dengan ketidak munculan file system yang baru di Windows 7. Kali ini Windows Server 2012 memberi file system baru yang disebut dengan ReFS atau Resilient File System. Ia tentu saja akan backward compatible dengan NTFS, Sebagai tambahan ReFS akan memberikan fungsi verifikasi data dan auto correction yang digunakan pada Storage Spaces untuk melakukan pengecilan ataupun pembesaran logical storage pool. Dengan kata lain file system baru ini memiliki fitur skalabiliti yang lebih dinamis dan sudah mendukung hingga 16 exabytes (saat ini di limit hingga 16 terabyte.) ReFS secara teoritis mendukung 256 zetabytes (atau juga 270 milyar terabyte).

Lisensi yang sederhana

Anda tidak perlu lagi pusing dengan perhitungan lisensi server yang anda perlukan karena Windows Server 2012 hanya akan memberikan 4 jenis varian yakni: Datacenter, Standard, Essentials, dan juga Foundation. Lisensi untuk Datacenter dan Standard menggunakan berdasrkan per-processor dan juga CAL, Essential dan Foundation digunakan untuk small businesses yang di lisensi per-server dengan limit jumlah user accounts yang terbatas (15 untuk Foundation dan 25 untuk Essential).

Jadi, apakah anda berminat untuk upgrade ?

comments powered by Disqus