Memahami Movie Release

December 03, 2008

Reading time ~7 minutes

Jika anda mendownload beberapa movie dari rapidshare, mungkin anda akan menemukan banyak movies dengan menggunakan tag tag tertentu yang membuat anda menjadi bingung, dan terkadang apa yang anda download kualitasnya pun sangat jelek, untuk itu teknoinfo akan membagikan sedikit tips untuk anda yang ingin mendownload movies melalui internet, dengan media rapidshare ataupun torrents, maka anda dapat memperhatikan tag tag berikut ini:

CAM –

Cam disebut juga dengan theater rip biasanya dikerjakan dengan menggunakan digital video camera. Terkadang mereka menggunakan mini tripod juga, namun saat ini hal tersebut sudah sulit dilakukan, sehingga banyak dari mereka yang menggunakan kamera yang dipegang akibatnya banyak shake. Kadang juga posisi tempat duduk tidak proporsional, mengakibatkan, film terlihat dari sudut yang aneh. Jika di crop, film akan terlihat bagus, namun akan ketahuan saat teks di film tersebut muncul, dan kualitas suaranya biasanya berasal dari onboard microphone pada camera, terkadang pada film komedi, tawa penonton akan ikut terdengar di saat pemutaran film. Karena faktor ini, kualitas film CAM sangat buruk sekali, mengingat banyak interferensi dan keadaan.

TELESYNC (TS) –

Telesync menggunakan spesifikasi yang sama dengan CAM namun telesync menggunakan external audio source (sebuah audio jack yang terletak di kursi digunakan untuk orang yang sulit mendengar). Dengan memanfaatkan direct audio source belum tentu memastikan kualitas dari audio source tersebut, terkadang ada juga background noise yang menginterferensi. Biasanya telesync di putar oleh bioskop yang sepi yang memutar film dengan menggunakan proyektor khusus dengan professional camera, telesync mungkin akan memberikan kualitas gambar yang lebih baik dan qualitas suaranya juga namun anda harus tetap berhati hati untuk memeriksa sample film nya sebelum men download secara keseluruhan. Namun biasanya persentase Telesyncs adalah CAM yang telah di label ulang.

R3

Adalah Region 3 yang berasal dari Asia tenggara dan Asia timur (termasuk Hong Kong)
Qualitas R3 mirip dengan dvd. Mereka banyak menggunakan TS atau cam English audio rip karena high quality audio akan didapat pada bahasa Region 3.

TELECINE (TC) –

Telecine adalah sebuah metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik, namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka. Biasanya film ini juga akan di perbaiki aspect ratio nya, dengan menggunakan standar 4:3 telecine.

SCREENER (SCR) –

Adalah sebuah pre VHS tape, yang di kirimkan ke berberapa toko rental, yang digunkan untuk promosi. Screener biasanya menggunakan VHS tape, dan berada dalam aspec ratio 4:3 (full screen). Biasanya pada film jenis ini pada bagian bawahnya terdapat “ticker” (sebuah pesan yang terdapat copyright dan anti-copy beserta nomor telepon). Biasanya film jenis ini anda akan merasa sedikit terganggu dengan ada teks yang tiba tiba keluar dari bagian bawah film, ataupun juga warna film menjadi hitam putih, tergantung dari teknologi yang digunakan untuk menghindari anti kopi, kebanyakan dari film screener di transfer ke bentuk VCD, ataupun SVCD.

R5 Line-atau R5/TC

Saat ini Russia movie studio mulai membatasi jumlah DVD yang masuk ke negaranya, ini diakibatkan untuk menghindari akan adanya pirate telecines (yang sering dilakukan di Rusia). Hingga saat ini, sangat jarang sekali ditemui telecines, dan kebanyakan film telecine yang kita lihat adalah R5 retail. R5 retail adalah hasil konversi dari studio, mereka pada dasarnya mencoba untuk memerangi pembajakan sehingga mereka membuat DVD dengan kualitas baik dan harga murah juga, hampir tidak ada cleanup di film nya setelah melalui proses telecine. Jadi perbedaan paling utamanya adalah, telecine dikeluarkan oleh para pembajak sedangkan r5 di keluarkan oleh studio yang menggunakan peralatan yang pro, professional studio dan orang orang yang professional. Qualitas dari R5 mirip dengan dvdscr, mereka juga biasanya menggunakan TS atau english cam audio rip karena kualitas audio yang lebih tinggi dibanding bahasa Rusia.

DVD-SCREENER (DVDscr) –

Sama dengan screener, yang filmnya adalah hasil transferan dari DVD. Biasanya sample movie dvd ini menggunakan ticker dengan bar berwarna hitam yang sedikit mengganggu pandangan. Namun jika sang ripper (pembajak) mempunyai skill, DVDscr akan berkualitas sangat bagus. Biasanya mereka mentransfer nya ke format SVCD atau DivX/XviD.

DVDRip –

Adalah sebuah kopi murni dari DVD final yang akan dipublish. Film ini memiliki kualitas yang paling bagus diantara jenis film yang lain biasanya mereka mengkonversi film ini ke dalam SVCD dan DivX/XviD.

VHSRip –

Film ini adalah hasil Transfer dari retail VHS, biasanya film ini tentang skating/sport video dan film XXX.

TVRip –

Adalah hasil rekaman dari TV episode dengan menggunakan jaringan khusus (misalnya menggunakan digital cable ataupun satellite box) atau pun PRE-AIR dari satellite feed yang mengirimkan program ke semua jaringan tv lebih awa. Beberapa acara seperti WWF Raw Is War terdapat dalam format ini, biasanya mereka merekam nya melalui digital TV PCI card, yang memberikan hasil yang sangat baik dan menyimpan nya dalam format SVCD.

WORKPRINT (WP) –

Workprint adalah hasil copy dari film yang belum selesai. Bisa jadi ini adalah missing scene, music, dan qualitasnya dapat berkisar dari excellent sampai ke very poor. beberapa WPs terkadang berbeda dengan final print (seperti film Men In Black ada yang hilang alien nya, dan beberapa aktor yang tidak berada pada tempatnya) lainya juga terkadang terdapat extra scenes. WP hanya akan menjadi koleksi sebelum anda memiliki film dengan kualitas sebenarnya.

DivX Re-Enc –

DivX re-enc adalah film yang diambil dari VCD, dan di re-encoded menjadi DivX file. biasanya film film ini terdapat di banyak file sharer (rapidshare), dan biasanya ini di kelompokan menjadi beberapa kelompok misalnya SMR dan TND. Film ini sangat tidak bagus untuk di download, karena dengan kapasitas 200mb anda akan menikmati film dengan kualitas gambar yang kurang bagus.

DivX / XviD –

DivX adalah sebuah format yang di design untuk multimedia platform. Teknologi ini menggunakan 2 jenis codec, (1) low motion, (2) high motion. Kebanyakan film film tua di encode dengan menggunakan low motion only, karena teknologi film tersebut memiliki masalah pada high motion. Metode lainya disebut dengan SBC (Smart Bit-rate Control) yang dikembangkan untuk dapat men switch codecs pada saat encoding, dan menghasilkan gambar yang lebih baik. Format video ini menggunakan Ana orphic dan bit-rate/resolution sangat variatif. Sehingga DVD player pun dapat memainkan film dengan kualitas DivX ini, biasanya format ini akan lebih baik jika di encode dari DVD, dan biasanya akan memakan waktu sekitar 2jam per disc untuk meng konversi data nya. Beberapa codec yang tersedia biasanya menggunakan Divx3.11a dan XviD codec.

NTSC/PAL –

NTSC and PAL are the two main standards used across the world. NTSC has a higher frame rate than pal (29fps compared to 25fps) but PAL has an increased resolution, and gives off a generally sharper picture. Playing NTSC discs on PAL systems seems a lot easier than vice-versa, which is good news for the Brits Smile An RGB enabled scart lead will play an NTSC picture in full colour on most modern tv sets, but to record this to a VHS tape, you will need to convert it to PAL50 (not PAL60 as the majority of DVD players do.) This is either achieved by an expensive converter box (in the regions of £200+) an onboard converter (such as the Dansai 852 / certain Daewoos / Samsung 709 ) or using a World Standards VCR which can record in any format.

RARset –

Movie yang dihasilkan akan di berikan dalam bentuk kompresi format RAR, dapat berbentuk fromat RAR v2 (rar>.rxx) atau RAR v3 (part01.rar > partxx.rar).

NFO –

NFO biasanya berisi informasi peng uploader movie untuk mempromosikan group mereka, dan memberikan sedikit informasi mengenai release film nya, seperti format, source, size, dan beberapa notes yang informatif. Mereka juga melakukan recruit untuk member baru.

SFV –

Biasanya dalam semua film film terdapat SFV. File ini digunakan untuk site level untuk memeriksa kalau masing masing file sudah ter upload dengan benar, dan ini akan memastikan kalau orang yang mendownload file tersebut akan memiliki acuan CRC dan mengetahui apakah filenya corrupt atau tidak. Gunakan program seperti pdSFV atau hkSFV untuk membaca file ini.

PROPER –

Ini adalah semacam scene rules, misalkan ada orang pertama yang mengeluarkan Telesync namun di waktu yang lain, ada orang lain lagi mengeluarkan telesync film juga, dengan kualitas yang lebih baik tentunya maka tag PROPER akan ditambahkan di dalam filename ini. PROPER juga berarti dapat dikatakan kalau file yang sama lebih baik dari yang sebelumnya. Alasan dari tag PROPER selalu dimasukan didalam NFO.

SUBBED –

Biasanya dalam film yang ada tag ini sudah diberikan encode subtitles didalam movie tersebut. Biasanya ini dalam format bahasa yang tidak umum seperti Indonesia/ malaysia/chinese/thai dan lainya, dalam SVCD mampu mengsupport untuk melakukan switch subtitles, beberapa DVDRip juga sudah disertai dengan subtitle.

Ada istilah lain yang belum dimasukan ?

comments powered by Disqus