Intel dan Amd dalam persaingan 2009

November 13, 2008

Reading time ~5 minutes

Intel Vs Amd (image from pclaunches.com)Intel Vs Amd (image from pclaunches.com)

Teknologi Prosesor dari tahun ketahun terus berkembang, kita ingat dari zaman 486, ke pentium, pentium I, II , III, dan 4 sementara Amd dengan K2 sampai K8 nya, membuat dunia komputasi semakin cepat dan semakin memanjakan manusia untuk memproses berbagai macam hal, jadi semakin mudah. Lantas setelah di tahun 2008 ini kita disuguhi teknologi multicore, yang mana dalam 1 processor mampu menampung 2 otak untuk memproses 2 proses dalam satu waktu yang sama, bagaimana dengan tahun 2009 nanti ?

Apapun yang anda lakukan untuk terlibat dalam dunia komputasi, pemilihan jenis processor adalah hal yang sangat penting. Memilih processor sama saja dengan melatih anda untuk memprediksi masa depan, dengan rentang teknologi yang berkembang pemilihan CPU menjadikan anda harus memperhatikan berbagai jenis hal, dimulai dari harga dan kemampuan anda, jenis software yang akan anda gunakan, kemampuan upgrade, ataupun rencana anda untuk merakit pc dari awal, pasti anda akan menemui fase ini.

Memilih merk manufaktur prosesor juga adalah sesuatu yang harus anda pertimbangkan misalnya saat ini untuk processor game, Intel telah berhasil lebih maju dalam mengembangkan processornya sementara AMD terus membayangi dari belakang. Tahun depan pun akan sama, Intel akan bergerak dengan jajaran produk barunya dengan microarchitecture terbaru, Sementara AMD baru berjalan membangun processor 45nm nya, yang mana Intel telah mengeluarkan produk ini di awal tahun ini. Semakin kecil ukuran architecture memungkinkan para manufaktur CPU dapat membangun processors dengan menggunakan power yang rendah di clock speed yang tinggi, hal ini karena jumlah transistor yang lebih banyak dapat ditampung didalam CPU die.Pergerakanya dalam 45nm AMD masih memberikan harga kompetitif, khususnya untuk kelas midrange dan low-end desktop market. Misalny AMD Phenom processor memiliki keungulan tersendiri di kelas server, misalnya low latency memory access. Sementara dalam hal Intel CPU Core i7 series, mungkin kempuanya tidak lebih baik dari Amd.

Intel sampai saat ini masih terfokus pada arsitektur terbarunya dengan code-name Nehalem namun secara resmi akan disebut dengan Intel Core i7. Sehingga Nehalem akan membutuhkan sedikit lagi waktunya untuk muncul di pasaran, walaupun demikian CPU lama seperti 45nm Core 2 akan terus dikeluarkan sampai pertengahan tahun 2009.

Salah satu alasan yang pasti ketika chip Nehalem desktop di release adalah karena teknologi quad-core CPU. Sudah pasti single-core processor akan sirna dari pasaran, namun dual-core akan semakin menguat. Pada bulan September 2008, Intel membombardir produk dual-core nya, dengan memasarkan 3.3-GHz Core 2 Duo E8600. Sementara itu tidak akan perubahan yang drastis untuk Core 2 lineup. entry-level quad-core CPU, seperti Core 2 Quad Q8200 dan Q9300, tidak akan menggantikan Nehalem CPU sampai masa mendatang.Tentu saja karena Nehalem sangat spesial dan Intel dalam waktu dekat akan mengeluarkan CPU terbarunya lagi: sebut saja 2.66-GHz Core i7-920, 2.93-GHz Core i7-940, sedangkan yang untuk kelas high-end Core i7-965 Extreme, clock 3.2 GHz. CPU ini secara substansial akan mengalami improvisasi pada arsiterktur original Core 2.

Beberapa perubahan diantaranya:

  • On-die memory controller yang terintegrasi, mempu mensupport three channels DDR3 memory. Memiliki controller pada on-die akan mengimprovisasi memory latency, Sedangkan triple channel access DDR3 akan memberikan memory bandwidth yang sangat tinggi.
  • 4x core dalam single die (Sebelumnya Intel quad-core CPU konsisten dengan dual-core dies dalam single package). Ini akan meningkatkan komunikasi core-to-core dibandingkan dengan konfigurasi dual-die pada generasi awal Intel quad-core processor.
  • System bus yang baru, QPI (QuickPath Interconnect), untuk memfasilitasi bandwidth.
  • Kembalinya Hyper-Threading, Salah satu feature Intel untuk multithreading, memungkinkan masing masing core untuk menjalankan 2 thread sehingga total yang dijalankan sampai 8 thread. Ini mampu meningkatkan kemampuan multitasking dan meningkatkan performance khususnya untuk aplikasi multithreaded.
  • Chipset baru, X58, digunakan khusus untuk high-end, enthusiast user.
  • Soket baru 1,366-pin yang disebut dengan Socket B, atau LGA1366 Core i7 tidak compatible dengan LGA775 lagi yang digunakan padaCore 2 Duo dan Core 2 Quad processor. Karena ada extra pin yang akan digunakan pada on-die memory controller.

Kenapa Nehalem membutuhkan socket baru ? alasanya sederhana karena memory controller sekaran langsung di embedded kedalam CPU die, Jadi yang sebelumnya memory pins untuk memory controller yang biasa disebut dengan MCH (memory controller hub) sekarang menjadi 1 dengan CPU socket.

Dalam dunia mobile Intel intel juga akan memasarkan quad-core mobile processor berbasis teknologi Penryn, perkiraanya tahun mendatang quad-core CPU akan menyebar dipasaran. Sampai 4x-core Clarksfield CPU hadir berbasis arsitektur dari Nehalem, diperkirakan akan hadir di pertengahan tahun 2009. Setidaknya semua ini hadir untuk mainstream CPU, sedangkan laptop dengan ukuran layar lebih besar (sperti yang berlayar 17-inch). Dual-core CPU yang berbasis Nehalem, diberi code-named Auburndale, yang juga akan dikeluarkan di pertengahan tahun. Dengan waktu yang sama Montevina dan Santa Rosa akan tetap tersedia kedalam segmen low-end.

Sedangkan untuk ultramobile dan netbook, Intel akan melanjutkan continue low-power Atom processor. Intel baru baru ini juga mengeluarkan dual-core Atom 330, dengan konsumsi daya hanya sebesar 8W power. 330 secara teknis menggunakan 2 buah single-core Atoms yang di package dalam single package. Intel merencanakan revisi berikutnya di akhir tahun 2009 untuk processor ini, mengikuti Pineville—suksesor dari Atom CPU saat ini. Pineville akan langsung terintegrate graphic dan memory controller dalam CPU, dan menyebut teknologi ini sebagai system-on-a-chip (SoC).

Sementara AMD menggunakan strategi lagin yaitu dengan cara membagi operasi manufakturnya, dengan mentransfer asset nya ke sebuah perusahaan yang baru. Ini akan membuat AMD dapat melakukan fokus untuk design dan engineering.

Bagian terbsesar dari perubahan design ini adalah dengan berpindahnya ke 45nm proses manufaktur. AMD CPU sampai saat ini masih bergantung dengan 65nm process, yang mau tidak mau membuat perusahaan ini harus terus berinovasi mengeluarkan desain barunya untuk kelas high-end, dan memenuhi segemen margin processor kelas bisnis. Seperti yang AMD fokuskan dengan menurunkan konsumsi daya, AMD masih menawarkan 45W dual-core dan 65W quad-core CPU. Akhir 2008, perusahaan ini akan memulai memasarkan berbasis 45nm quad-core dengan menggunakan arsitektur Phenom. Dengan Code-named Shanghai, CPU terbaru ini akan menawarkan 6MB L3 cache (maximum 2MB) dengan teknologi HyperTransport 3. Namun sampai saat ini Shanghai masih menggunakan embedded DDR2 memory controller, berarti CPU ini akan memiliki bandwith memory yang lebih kecil dari Intel.

Tahun ini juga AMD tengah mempersiapkan 6-core CPU yang diadakan di Istanbul, yang diperkirakan akan hadir pada akhir 2009. Model berikut dari AMD adalah Magny Cours, yang nantinya akan menampung 12 core dan di saat inilah DDR3 memory controller di implementasikan pada CPU AMD. Sedangkan versi 6-core dengan code-name Sao Paulo, akan hadir pada tahun 2010.

Dengan begini, setidaknya anda memiliki overview untuk menentukan processor yang akan anda built jika anda ingin melakukan upgrade ataupun merakit ulang PC pada tahun 2009 mendatang.

comments powered by Disqus