IBM, Teknologi Watson dan BI

May 14, 2011

Reading time ~3 minutes

IBM Watson pada Quiz JeopardyIBM Watson pada Quiz Jeopardy

IBM berencana untuk memperkenalkan teknologi dari Watson computer yang dimilikinya, mengingat teknologi ini pernah mengalahkan manusia dalam permainan maka IBM berharap komputer ini mampu di implementasikan untuk dunia enterprises. Watson komputer adalah sebuah teknologi yang mampu mengkalkulasikan secara tepat untuk menjawab pertanyaan yang sangat kompleks, dengan menggunakan interface bahasa natural ungkap Guru Rao, yaitu seorang IBMers. Sehingga jika di implementasikan pada dunia enterprise maka teknologi Watson akan mampu menganalisa data warehouse terstruktur dan juga data warehouse yang tidak terstruktur untuk mendapatkan solusi BI  dengan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi dan tepat.

Banyak industri dimana teknologi Watson ini dapat dikembangkan, misalnya pada Health-care dengan Watson mereka dapat mendapatkan jawaban yang paling tepat dalam mendiagnosa penyakit, ataupun pada banks yang dapat mendeteksi credit-card fraud secara real time. Teknologi ini mampu menghasilkan jawaban yang sangat akurat melalui  buktu bukti yang telah dilakukan di berbagai industri.

Dalam dunia perang manusia melawan mesin, IBM Watson computer pada bulan February pernah mengalahkan Brad Rutter dan juga Ken Jennings dalam game of Jeopardy. Game ini menunjukan bagaimana komputer dapata menjawab pertanyaan dengan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi, dan hampir dikatakan sebagai manusia. Watson menjawab  pertanyaan yang dilayangkan oleh host dalam bentuk suara synthesized.

Bicara soal teknologi canggih ini, Watson dibuat dengan menggunakan teknologi parallel computing, berjalan dengan menggunakan Power7 processor dengan kemampuan 2,680 CPU core. Selain itu, Watson juga menyimpan informasi hingga 15TB didalam memory dan hanya 1TB saja yang digunakan secara konstan untuk memproses pertanyaan dan jawaban ungkap Rao said. Dengan menggunakan algoritma khusus, dan juga memanfaatkan input dengan bahasa natural membuat teknologi Watson tidak ada yang menandingi, sementara software lainya masih memanfaatkan algoritma yang di asosiasikan dengan query dan keyword. dan kita sendiri yang harus memutuskan untuk memilih informasi yang tepat.

Computer VS HumanComputer VS Human

System ini mampu memproses informasi secara paralel, sambil menyimpan datanya di dalam memory, sehingga dengan metode ini teknologi ini telah mampu mengcut down masalah latency pada I/O dimana jika data disimpan pada disk. Dengan kombinasi in-memory processing, analytic dan juga advanced hardware membuat Watson mampu menjawab query pertanyaan dalam waktu 3 detik.

Dari sisi file system, Watson menggunakan GPFS (general purpose file system) dan diusung software seperti Hadoop, yang akan memberikan kemampuan komputer ini untuk menganalisa data secara ke seluruh server. IBM juga akan bekerjasama dengan partnernya untuk membangun server dengan arsitektur semacam ini untuk dapat di gunakan pada enterprise perusahaan. Watson banyak di demontrasikan dalam dunia sains komputer, mirip dengan generasi sebelumnya, Deep Blue computer, yang mana pada tahun 1996 kalah bermain catur dengan Garry Kasparov dan pada tahun 1997 rematch, Kasparov juga kalah berturut turut setelah Deep Blue mengalami upgrade yang lebih powerfull.

IBM ingin menampakan teknologi baru yang lebih manusiawi kepada kita dengan cara berinteraksi dengan komputer itu sendiri, dan juga kemampuan yang dimilikinya dalam memproses data. IBM juga menambahkan FPGA (field programmable gate array) untuk melakukan data prosesing yang lebih spesifik pada server, Selain menambah core untuk meningkatkan chip. IBM juga melakukan redesig server untuk mengurangi latency antara CPU dan memory, hal ini diperkenalkan melalui desain terbaru dari IBM EX5 server, yang mana ini sudah diperkenalkan pada tahun yang lalu dan sudah meninggalkan teknologi desain x86 server dengan menggunakan decoupling memory dan processors kedalam sistem yang terpisah. Proses pemisahan ini akan memberikan memory pool yang lebih besar, dan juga dapat menggunakan chip khusus yang di desain oleh IBM agar mampu berdampingan depan CPU untuk mengurangi latency  antara memory dan processor.

Dilansir dari Joab Jackson in New York contributed to the story.

comments powered by Disqus