Fakta Google Chrome

July 14, 2009

Reading time ~2 minutes

Inspirasi Chrome ala LabnolInspirasi Chrome ala Labnol

[intlink id=”1908″ type=”post”]Rumor mengenai Chrome[/intlink] sudah keluar dimana mana, dan beberapa fakta yang muncul ternyata Google Chrome bukan seperti yang di impi impikan semua orang, mengapa ? ternyata diskusi mengenai google chrome ini sudah berlangsung cukup panjang di Twitter stream twitter.com/jasonhiner. Sehingga mereka berkesimpulan fakta yang dibawa oleh Google Chrome ini tidak semuanya menyenangkan dan menjadi spekulasi apakah dapat memukul Microsoft / Apple ? mungkin dapat anda nilai sendiri.

Fakta tersebut ialah:

  • Akan berjalan melalui Linux kernel sebagai basis OS nya
  • Akan boot secara langsung untuk menjalankan Chrome Web browser
  • Targetnya hanya untuk netbook
  • Dapat bekerja pada both x86 dan ARM processor
  • Tidak di desain untuk memiliki local storage semua data nantinya akan disimpan dalam cloud
  • Google tidak memberikan kesempatan para developer untuk membuat software untuk menjalankan diatas Chrome OS malah mereka menginginkan para developer untuk membuat Web apps yang akan berjalan dari standard-based browser
  • Fitur yang paling utama dalah “speed, simplicity dan security,” menurut Google
  • Google akan merelease software ini untuk open source community sebelum akhir 2009
  • Chrome OS hardware sudah memiliki partner seperti: Acer, Adobe, ASUS, Freescale, Hewlett-Packard, Lenovo, Qualcomm, Texas Instruments, dan Toshiba.
  • Netbook yang berjalan dengan Chrome OS akan tersedia pada pertengahan 2010.

Berikut adalah penjelasan resmi dari Google mengenai permasalahan yang mereka coba selesaikan melalui Chrome OS:

People want to get to their email instantly, without wasting time waiting for their computers to boot and browsers to start up. They want their computers to always run as fast as when they first bought them. They want their data to be accessible to them wherever they are and not have to worry about losing their computer or forgetting to back up files. Even more importantly, they don’t want to spend hours configuring their computers to work with every new piece of hardware, or have to worry about constant software updates. And any time our users have a better computing experience, Google benefits as well by having happier users who are more likely to spend time on the Internet.

Bagaimana menurut anda ?

comments powered by Disqus