Data Center dalam sebuah box ?

June 05, 2007

Reading time ~1 minute

2 Perusahan raksasa telah memberikan kemudahan sistem untuk melakukan preconfigured, self-contained data center yang mampu menampung 1,200 servers dan 3.5 petabytes storage untuk network anda, dan perusahaan ini akan menjamin ini akan memotong jutaan dollar Bill untuk energi yang terpakai.

Rackable Systems Inc. dan Sun Microsystems Inc. Telah membuat sebuah teknologi baru “data center in a box” konsep ini muncul di awal tahun ini. Rackable yang setinggi 40-kaki ini disebut dengan Concentro yang akan mengikuti Sun’s setinggi 20 kaki yang disebut dengan Project Blackbox dimana racks servers dan storage terpusat secara tersentral dalam 1 container. Ini disebut juga dengan the container-based model, walaupun belum kelihatan menarik, namun dengan segini memungkinkan perusahaan untuk menyimpan datanya dimana saja, didalamnya sudah terdapat power, cooling dan koneksi network. Menurut analys ini menjadi solusi yang sangat menarik untuk yang memiliki masalah dengan bill listrik untuk memenuhi kebutuhan data centernya.

Sehingga dengan keberadaan konsep dan strategi ini membuka solusi baru untuk para vendor untuk langsung mencoba dan membuktikan ROI nya. Sun mengatakan Customer pertamanya, digunakan pada Stanford Linear Accelerator Center, yang berencana untuk menjalankan Project Blackbox untuk “Meningkatkan ekspansi dan meningkatkan performance computing data center untuk dari sisi physics dan astrophysics research.”

“Dengan solusi ini bisa memberikan anda sebuah big chunk untuk kebutuhan kekuatan processing dan storage tampa harus pusing kepala untuk memikirkan bagaimana mendesign data center dari awal kata Andreas Antonopoulos, Seorang senior partner dari consultancy Nemertes Research.

comments powered by Disqus