Cloud Computing dengan Ubuntu

July 27, 2009

Reading time ~2 minutes

Sistem cloud computing untuk ubuntuSistem cloud computing untuk ubuntu

SAN JOSE, sebuah organisasi nasional baru sedang melakukan riset untuk mengembangkan sebuah sistem yang di anggotai oleh para mahasiswa University of California, Santa Barbara, dan akhirnya kini mereka menghasilkan sebuah sistem baru yang disebut dengan Eucalyptus Systems, proyek yang telah berlangsung lebih dari 3 bulan itu membuat sebuah teknologi cloud infrastructure software yang open-source dengan menggunakan komponen dari Ubuntu 9.04 dan 9.10.

Ubuntu adalah sebuah operating sytem varian Debian Linux yang juga berbasis open-source dan dibangun oleh fondasi Mark Shuttleworth untuk membuat IT system kelas enterprise. Eucalyptus adalah sebuah open-source software untuk mengembangkan sistem hybrid cloud dan private dengan menggunakan hardware yang sudah ada beserta dengan infrastruktur software tampa modifikasi.

Ubuntu 9.10, dengan nickname Karmic Koala saat ini telah berada pada fase alpha testing dan di kabarkan akan rilis pada bulan October 2009.

Karmic Koala adalah sebuah Ubuntu operating system  yang dilengkapi dengan teknologi cloud-building package yang disebut dengan Ubuntu Enterprise Cloud, yang didalamnya terdapat Eucalyptus.

Canonical rilis ini sudah di kembangkan sejak edisi preview dari UEC pada bulan April untuk versi 9.04 yang disebut dengan called Jaunty Jackalope.

Dengan kata lain Eucalyptus akan mengisi beberapa elemen penting untuk fungsi baru Ubuntu — misalnya kostumasi, self-service provisioning dan legacy application support dan sebagai tambahan terdapatnya fitur standard data center virtualization. Selain itu fitur ini dilengkapi juga dengan otomatisasi power-control yang dapat meng cut penggunaan listrik yang tidak diperlukan dari panel listrik.

Dengan demikian Ubuntu akan menjadi distro Linux pertama yang sudah mendukung teknologi cloud dan dapat mengintegrasikan dengan cloud-building. Sehingga dengan begitu anda akan memiliki do-it-yourself cloud kit dengan bantuan Euacalyptus dan Ubuntu.

“Anda dapat menginstallnya langsung pada server anda sendiri dalam beberapa menit dan API yang digunakan mirip dengan Amazon EC2,” Eucalyptus Systems co-founder/CTO and UCSB computer science professor Rich Wolski mengungkapkan hal ini kepada pada 23 July kemarin pada konfrensi OSCON 2009 .

Tidak begitu mengejutkan kalau Eucalyptus juga memasukan sistem Amazon Web Services API (EC2, S3, EBS) dan dukungan untuk menggunakan Xen dan KVM (Konqueror virtual machine) server. “Dengan begitu anda dapat membangun sistem cloud sendiri dengan 6 langkah cepat” ungkap Wolski.

Wolski dan CEO Woody Rollins mengembangkan sistem Eucalyptus semenjak April, dengan biaya investasi hingga 5.5 juta dollar ini saat ini sistem ini dalam tahap Benchmark Capital dan BV Capital. Software ini dikembangkan sekaligus sebagai proyek riset National Science Foundation supercomputers dengan sistem cloud service untuk menjalankan pekerjaan scientific.

comments powered by Disqus