Batu Loncatan anda menuju sebuah Vista yang baru

October 15, 2008

Reading time ~3 minutes

Apakah anda pernah mendengar tentang Sistem Operasi bernama Windows Mojave yang diperlihatkan secara ekslusif pada sebuah acara di San Fransisco? Para pengguna Windows yang menghadiri acara tersebut memiliki pandangan yang cukup negatif terhadap Vista, bahkan berdasarkan jajak pendapat diperoleh nilai 4.4 dari skala 10 untuk masalah kepuasan terhadap Vista. Namun hal yang berbeda terjadi ketika para pengunjung dikenalkan dengan Sistem Operasi yang baru. Nilai untuk jajak pendapat terhadap produk baru ini memperoleh nilai 8.5! sebuah perbedaan yang cukup signifikan! Namun ada sesuatu hal yang mengejutkan adalah bahwa Vista dan Mojave adalah sebuah sistem operasi yang sama. Namun mengapa terjadi perbedaan yang cukup besar pada persepsi pengguna? Ketika Microsoft pertama kali meluncurkan Windows Vista, kualitas dari kenyamanan pengguna bukanlah sesuatu yang kami prediksi. Ada berbagai masalah yang timbul seperti isu kompabilitas terhadap perangkat lunak maupun keras. Kemudian jika anda memiliki sebuah PC yang cukup berumur maka tentunya performa XP akan lebih baik ketimbang Vista. Visi utama dari kami adalah memberikan pengalaman yang lebih terbahap pengguna dengan menggunakan tampilan ala Aero, adanya dukungan indeks, Windows Defender sebagai anti-malware dan berbagai fitur lainnya. Namun satu hal yang kami kurang perhitungkan adalah masalah penggunaan memori untuk mendukung seluruh fitur terbaru tersebut. Selama 18 bulan terakhir kami di Microsoft telah bekerja sangat keras untuk menyelesaikan berbagai macam isu mengganggu yang dihadapi oleh para pengguna Vista. Sebagai contoh sekarang ini Windows Vista telah mendukung lebih dari 77.000 komponen perangkat keras, sebagai perbandingan diawal rilisnya hanya ada 30.000 komponen yang didukung. Sebagai tambahan kami pun telah men-tune Vista agar memiliki performa yang lebih baik untuk kegiatan berikut : operasi pengkopian berkas dan perpindahannya yang lebih cepat, operasi dekompresi folder berukuran besar yang lebih cepat, proses hibernasi dan sleep yang lebih cepat. Anda dapat segera merasakan perbaikan ini dan juga berbagai macam perbaikan lainnya dengan menginstall Windows Vista Service Pack 1.

Jumlah memori yang ada dalam PC anda tetap menjadi kunci ketika anda menggunakan Windows Vista. Jika PC anda hanya memiliki memori dengan ukuran 512MB atau kurang maka anda, kami sarankan untuk tetap menjalankan Windows XP. Namun jika menggunakan memori 1 GB maka anda akan dapat menjalankan Vista dengan cukup nyaman. Tentunya dengan menambahkan jumlah memori maka performa Windows Vista anda akan terus meningkat dan bahkan dalam beberapa kasus melebihi performa dari Windows XP.

Dengan kecenderungan harga memori yang cukup rendah maka pada bulan ini saya mengambil kesempatan untuk membeli sebuah RAM tambahan untuk PC yang ada dirumah. PC tersebut telah berumur satu setengah tahun dan menggunakan CPU Dual Core versi pertama. Setelah menambahkan modul memori yang baru PC tersebut menjadi lebih stabil dan dapat diandalkan ketika menjalankan Windows Vista Ultimate.

Jika anda kebetulan memiliki aplikasi yang telah berumur dan hanya dapat berjalan diatas versi Windows terdahulu. Maka anda dapat memanfaatkan sebuah kumpulan kakas yang bernama Microsoft Desktop Optimisation Pack (MDOP). Kakas ini dapat anda gunakan untuk menstandarisasi lingkungan desktop dalam organisasi anda agar menjadi Windows Vista. Didalam kakas ini ada pula terdapat Application Virtualisation dan Desktop Virtualisation.

Kami pun telah membuat sebuah portal yang didedikasikan khusus untuk pada IT Pro dengan nama “Springboard” pada TechNet. Tujuan portal ini adalah untuk membantu anda dalam proses adopsi windows vista. Berita baiknya adalah untuk IT Pros di Indonesia, Thailand dan Vietnam, kami akan menerjemahkannya kepada bahasa Indonesia, Thai dan Vietnam dan akan dihosting secara local di tiap-tiap negara.

Akhir kata saya ingin menyampaikan bahwa sebuah Vista telah ada dan mari sama-sama melihatnya dengan lebih segar.

Regards,
Narenda Wicaksono
Technical Advisor
Microsoft Indonesia

comments powered by Disqus