Android VS Windows 7

June 11, 2009

Reading time ~4 minutes

Windows dan AndroidWindows dan Android

eWeek baru baru ini mencoba membandingkan Google Android dengan Microsoft Windows 7 Starter Edition dari perspektif netbook dan membawa angin segar untuk Google. Mengingat Acer baru baru ini mengumumkan dalam kuarter ke 3 di tahun ini kita dapat melihat Android-powered netbook akan bergabung dalam jajaran product line mereka ke jajaran Netbook.

Menurut analisis, jika ini adalah langkah awal dari kesuksesan google berikutnya, maka ini akan menjadi era runtuhnya Microsoft, seperti yang kita ketahui berbagai macam jenis citarasa yang hadir untuk Windows Vista tetap saja orang menginginkan yang free, apalagi jika yang free lebih reliable, melihat google dan profesionalismenya dalam semua jajaran produknya, sepertinya tidak ada yang mengecewakan, semua platform yang dibuat sederhana dan berfungsi dengan baik, ditambah lagi… gratis.

Acer akan menghadirkan Android pada penjualan netbook nya, dan ini menjadikanya sebagai pionir netbook pertama yang menggunakan Android, namun di balik itu Acer juga memiliki ke khawatiran akan kegagalan ini, sehingga Acer mengkhawatirkan banyak user yang tidak akan familiar dengan Android ketimbang dengan XP hal ini mungkin saja terbukti mengingat Android belum membuktikan eksistensinya sebagai OS. Jadi sebagai plan B Acer akan menggunakan solusi Dual Boot untuk Android dan XP.

Bagaimana dengan Windows 7 ?

Microsoft nampaknya akan sedikit kecewa, bagaimana Google telah mulai mengambil teritorial yang selama ini dikendalikan Microsoft beberapa tahun yang lalu, namun sekarang tentu saja ini akan membuat situasi lebih ketar ketir apalagi jika harus berperang dengan Google, walau bagaimanapun tidak akan semudah itu juga Google mengambil alih, menurut analisis, setidaknya 90% dari netbook yang akan tersedia nantinya akan menggunakan Windows XP atau Windows 7 yang merupakana follow-up operating system dari Windows Vista dengan sebuatan Windows 7 Starter Edition yang Microsoft harap ini dapat menempati tempat teratas di dalam dunia netbook.

Namun ada Bagian lucu dari strategi Microsoft yang berencana untuk me rename netbook. Microsoft ingin mengganti netbook menjadi “Low cost small notebook PCs.” . Hal merubah nama netbook menjadi “Low cost small notebook PC” ini dibutuhkan Microsoft dengan tujuan agar produk mereka dapat di pecah ke hal yang lebih advance khususnya untuk Windows 7. Ini berarti Acer dan Asus terpaksa harus membayar lebih untuk software yang menjadikanya ini sebagai bagi para perusahaan netbook.

Inilah yang menjadi pintu bagi Acer untuk melihat dan mencoba Google. Dengan bergabung dengan Open Handset Alliance, Acer tidak memerlukan sedikit bayaran pun untuk Android. Tentu saja, jika ini laris manis, Acer akan menikmati margin yang lebih tinggi untuk netbook nya.

Apakah Android sanggup ?

Jika pertanyaan ini hadir, perhitungan kasar kalkulasi situasi ini sangat mungkin terjadi.

Android sangat mudah di modifikasi khususnya didalam industri PC , dengan memanfaatkan diferensiasi sebagai kunci suksesnya. Tampa hal itu, tidak akan mungkin customer memutuskan untuk memilih salah satu diantara jenis komputer yang ada dan hal itulah yang melahirkan dunia notebook dimana desain komputer menjadi sangat penting, jika memang Microsoft memiliki pemahaman yang sama maka ini pun akan sama khususnya pada sektor netbook seharusnya OS memiliki fasilitas yang sama seperti halnya dengan komputer, yang membutuhkan vendor untuk ber inovasi dalam desain.

Android merubah itu semua, OS yang bersifat open memberikan kesempatan kepada Acer untuk mengembangkan Android operating system yang akan menjadi unik didalam hardware nya (terbayang seperti Mac OS). Ini berarti Acer dapat memodifikasi desainya untuk lebih tepat memberikan fitur khususnya kepada netbook user. Bahkan Aceer pun dapat mengganti software bundle yang ada didalam OS nya.

Sedangkan untuk apps, Android membuat Marketplace, semua orang yang menggunakan Acer netbook dengan Android yang terinstall dapat langsung menikmati dan menggunakan software dari marketplace. Mulai dari project management hingga music apps, Android Marketplace dapat memberikan fasilitas tersebut kepada user dan dapat langsung di download dari Web, sehingga kebutuhan akan DVD drive di netbook dapat di minimalisasi dan ini juga menjadi satu pukulan telak untuk Windows-based netbook user.

Sebagai perbandingan, jika anda menggunakan Windows 7 starter edition maka anda tidak dapat:

  • Menggunakan Aero Glass. hanya dapat menggunakan “Windows Basic” themes.
  • Mengganti warna window, sound schemes, dan desktop background.
  • Opsi untuk switch users tampa harus logging off.
  • DVD playback.
  • Windows Media Center.
  • Media Streaming. Users tidak dapat melakukan stream music, video, ataupun television dari komputer.

Inilah yang akan anda nikmati dari Windows 7 Starter Edition tentu saja ini sedikit mengecewakan. beberapa analis berkata memang ini adalah fitur yang yang tidak dibutuhkan sebuah netbook, namun jika kita kembali membandingkanya dengan Android, yang memberikan ketidak terbatasan dari fungsi dan aplikasi yang tersedia maka OS ini akan jauh lebih baik daripada Windows 7.

Jika itu terjadi, Google pun kembali memperlakukan Microsoft.

comments powered by Disqus